1
Loader gif

Beranda / Artikel / Welding

Tahap Persiapan Pengelasan dan Penempatan Posisi Material Pengelasan

📆 2021-02-22

Tahap Persiapan Pengelasan dan Penempatan Posisi Material Pengelasan

Ketika seorang akan melakukan persiapan pengelasan, wajib untuk memahami jenis bahan atau material yang akan masuk dalam proses. Apakah Material atau bahan tersebut mengandung besi (bahan ferro) atau tidak mengandung besi (bahan non ferro). Seorang juru las juga harus memperhatikan apakah bahan tersebut bahan paduan ataukah bahan murni. Dengan mengetahui jenis bahan dan paduannya, maka akan dapat menentukan bagaimana proses pengelasan dilakukan. Baik persiapan, pelaksanaan/proses, sampai ke proses tahap akhir atau finishing.

Pada tahap persiapan, akan dilakukan proses pemutusan hal-hal yang penting, yaitu:

  1. Memutuskan proses las yang akan digunakan (SMAW, GTAW, GMAW, OAW, SAW)

  2. Gas pelindungnya

  3. Jenis elektroda yang digunakan,

  4. Pengaplikasian pre-heating / post heating

  5. Jenis polaritas yang digunakan (AC/DC+/DC-)

  6. Besar kecilnya arus pengelasan

  7. Jenis nyala las untuk proses pengelasan OAW

  8. Tindakan-tindakan lain sehingga menghasilkan pengelasan yang baik yang memiliki kekuatan mekanis, kimiawi, maupun yang lainnya relatif sama dengan bahan dasar yang dilas.

Hasil dari pengelasan yang baik ini akan memberikan jaminan bagi pengguna/lingkungan akan keselamatan kerja dan umur konstruksi. Adapun, bahan teknik dapat dilihat pada bagan berikut.

Posisi Penempatan Material Pada Kerja

Penempatan benda kerja disesuaikan dengan posisi pengelasan, dimana posisi pengelasan dapat dibagi antara lain sebagai berikut :
1F, 2F, 3F, 4F, 5F, 6F
1G, 2G, 3G, 4G plate
1G, 2G, 5G, 6G, 6GR (pipa)

Berbagai pilihan posisi pengelasan tersebut menunjukkan kualifikasi operator las yang berhak melakukan pengelasan. Apabila operator las mempunyai sertifikat kualifikasi 6G, maka diperbolehkan untuk melakukan pengelasan dengan semua posisi, namun bila operator las mempunyai sertifikat 4G plate, maka operator las tersebut tidak diperbolehkan melakukan pengelasan pipa pada posisi apapun, tetapi boleh melakukan pengelasan pada posisi pengelasan 1F, 2F, 3F, 4F ataupun 1G, 2G, 3G dan 4G.

Bagikan artikel :

Artikel Lainnya

Artikel Terkait