1
Loader gif

Home / Magazine / Finishing

Jenis Metode Polishing pada Proses Finishing Lembaran Logam

📆 2021-05-05

Jenis Metode Polishing pada Proses Finishing Lembaran Logam
Source: istockphoto.com

Pemolesan tidak hanya meningkatkan estetika benda kerja, tetapi juga meningkatkan ketahanan korosi dan abrasi permukaan material. Selain itu juga dapat membuat produk memiliki keunggulan lain, seperti membuat produk mudah dibongkar, mengurangi siklus injeksi produksi dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, pemolesan merupakan proses yang sangat penting dalam produksi. Saat ini ada beberapa metode pemolesan yang biasa digunakan, diantaranya yaitu:

  1. Mechanical Polishing
    Pemolesan mekanis adalah metode pemolesan yang menghilangkan bagian cembung yang dipoles setelah terjadi deformasi plastis pada permukaan material dengan cara memotong untuk mendapatkan permukaan yang halus, umumnya menggunakan batu asah, roda wol, amplas, dan lainnya terutama operasi manual.

  2. Chemical Polishing
    Pemolesan kimiawi adalah membuat permukaan bahan cembung secara mikroskopis dalam media kimiawi lebih istimewa daripada bagian cekung, sehingga diperoleh permukaan yang halus. Keuntungan utama dari metode ini adalah tidak memerlukan peralatan yang rumit, dapat memoles benda kerja dengan bentuk yang rumit, dan dapat memoles banyak benda kerja secara bersamaan, dengan efisiensi tinggi.

  3. Electrolytic Polishing
    Prinsip dasar pemolesan elektrolitik sama dengan pemolesan kimia, yaitu permukaan dipoles halus oleh bagian-bagian kecil yang menonjol pada permukaan bahan yang larut secara selektif. Dibandingkan dengan pemolesan kimiawi, efek reaksi katoda dapat dihilangkan, yang jauh lebih baik.

  4. Ultrasonic Polishing
    Benda kerja ditempatkan dalam suspensi abrasif dan ditempatkan bersama dalam medan ultrasonik, dan abrasif digiling dan dipoles pada permukaan benda kerja dengan getaran ultrasonik. Pemrosesan ultrasonik saat ini dapat dikombinasikan dengan beberapa metode kimia ataupun dengan elektrokimia

  5. Fluid Polishing
    Pemolesan fluida bergantung pada cairan yang mengalir berkecepatan tinggi dan partikel abrasif yang dibawa olehnya untuk mencuci permukaan benda kerja guna mencapai tujuan pemolesan. Gerinda hidrodinamik bergerak dikarenakan adanya tekanan hidrolik, sehingga media cair dapat membawa partiker mengalir melintasi benda kerja dengan kecepatan yang tinggi.

  6. Magnetic Grinding and Polishing
    Penggilingan dan pemolesan magnetis adalah penggunaan abrasive magnetis untuk membentuk sikat abrasif di bawah aksi medan magnet untuk menggiling benda kerja. Metode ini memiliki efisiensi pemrosesan yang tinggi, kualitas yang baik, kontrol kondisi pemrosesan yang mudah, dan kondisi kerja yang baik.

Pembahasan diatas merupakan pembahasan singkat mengenai beberapa metode polishing pada proses finishing logam. Untuk informasi lebih lanjut tentang apa saja metode yang digunakan pada Duta Laserindo Metal, Anda dapat menghubungi kami untuk melihat detail proses proses tertentu dari pembentukan lembar logam.

Share this magazine :

Another Magazines

Related Magazine